Laporan menunjukkan bahwa 80 persen bus swasta di Sri Lanka menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar.
Media selatan memberitakan bahwa tuduhan itu dilontarkan oleh United Cooperation Front.
Hal ini dinilai menimbulkan bahaya besar bagi penumpang.
Bis pribadi
Oleh karena itu, presiden United Cooperation Front Lucky Karunathilaka mengatakan semua bus swasta yang terlibat dalam transportasi harus diuji.
Ia menyatakan, bus swasta menggunakan bahan bakar minyak tanah dan sejumlah pemilik bus sudah mengetahui hal tersebut.
Bahaya bagi penumpang
Ia memperingatkan bahwa tindakan ini dapat membahayakan penumpang dan meminta Departemen Lalu Lintas dan petugas kepolisian untuk memperhatikan masalah ini.
Dalam hal ini, ia juga menegaskan perlunya mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang menggunakan minyak tanah sebagai pengganti bahan bakar.
Patut dicatat, asosiasi pemilik bus swasta belum menerima tanggapan apa pun terkait tuduhan tersebut.
IBC Tamil untuk mengetahui berita secara instan saluran WhatsApp Bergabung |

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.


