Komisi Utilitas Umum dan Dewan Ketenagalistrikan telah merekomendasikan pengurangan tarif listrik di negara tersebut sebesar 20 persen.
Gamini Valipuda, Ketua Komite Pengawasan Sektoral Parlemen, memberikan informasi ini.
Dia menyatakan, hal ini akan meringankan kesulitan ekonomi masyarakat sampai batas tertentu.
Komisi Utilitas Umum
Terkait penurunan tarif listrik, ia juga menyebutkan Dewan Ketenagalistrikan Sri Lanka telah memperoleh keuntungan sebesar Rs 8.200 crore dalam tiga bulan terakhir.
Dalam hal ini, Komite Pengawasan Sektoral Parlemen merekomendasikan tambahan pengurangan tarif listrik sebesar 20 persen untuk meringankan krisis ekonomi.
Ketua Panitia meminta Otoritas Utilitas Umum dan Dewan Ketenagalistrikan segera mengambil tindakan mengingat keuntungan yang diraih Otoritas Ketenagalistrikan.
Keuntungan kumulatif Dewan Ketenagalistrikan tahun lalu adalah Rs 6.000 crore, Rs 5.100 crore diterima pada Januari-Februari 2024, dan Rs 8.200 crore diterima hingga 31 Maret 2024, kata ketua komite.
| IBC Tamil untuk mengetahui berita secara instan Ada apa Bergabung…! |

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

