Sebuah kotak kargo berisi rok Lingga akan dikirim ke Australia dari India. Saat itu, badan intelijen mendapat informasi bahwa obat-obatan MDMA disembunyikan dan diselundupkan ke dalam baju lehenga yang siap dikirim ke Australia. Petugas bea cukai pergi ke Kantor Pos Asing (PFO) di Delhi. Saat saya menggeledah kotak tersebut, ternyata ada sekotak kain Lingga dengan sulaman yang indah.
Trauma menanti petugas yang menggeledah pakaian tersebut. Tersembunyi di antara karya-karya luar biasa halus dari obat-obatan itu. Meski busananya mencolok, namun ditemukan 3.920 gram MDMA. Menurut pejabat Bea Cukai Delhi yang diposting di Twitter, FBI telah memeriksa paket yang menuju Australia di Delhi dan menyita 3.920 gram obat-obatan darinya. Para pejabat mengatakan obat-obatan yang disita itu dihargai Rs 1,7 crore.
Secara umum, obat MDMA disebut “ekstasi”, yang bisa berarti ekstasi. Obat-obatan ini digunakan untuk menenangkan perasaan dan meningkatkan energi. Ginjal dan hati bisa terpengaruh pada orang yang memakai MDMA. Mereka yang terus meminumnya lebih mungkin meninggal.
Demikian pula, dalam penggerebekan lainnya, pihak berwenang menemukan 60 lakh batang rokok senilai 6 crores diimpor.

Nabila Putri adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus pada penyajian informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Dengan pendekatan yang mengutamakan kejelasan, akurasi, dan kemudahan dipahami, Nabila berupaya menghadirkan laporan yang informatif serta cerita-cerita yang dekat dengan perkembangan terkini. Tulisannya dirancang untuk membantu pembaca memahami isu dan peristiwa yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
