Hal itu diputuskan dalam diskusi khusus yang diketuai oleh Presiden Gotaphaya Rajapaksa di markas Sekretariat Presiden hari ini (01) perihal pembajakan kapal yang mengalami kesulitan di laut dekat pelabuhan Kolombo.
Menteri Pelabuhan Rohitha Abigonaordina menjelaskan semua detail kapal yang tiba dari Uni Emirat Arab pada 9 Mei (19) di dekat pelabuhan Kolombo pada 19.
Perwakilan dari berbagai sektor, termasuk sektor kelautan dan lingkungan, mengindikasikan adanya risiko kapal tenggelam dalam suatu bencana. Jika demikian, saran mereka adalah memindahkan kapal ke laut dalam untuk meminimalkan kerusakan lingkungan laut.
Sejalan dengan itu, atas saran Jaksa Agung dalam aspek teknis, Presiden mengarahkan agar segera dikeluarkan perintah pemindahan kapal ke laut dalam sesuai kewenangan yang ada pada Presiden Otoritas Perlindungan Lingkungan Laut.
Presiden mengatakan, keputusan dalam hal ini harus didasarkan pada masalah teknis saja dan tidak boleh memasukkan masalah politik.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
