Perdana Menteri Prancis yang baru Elizabeth Bourne hari ini mengkonfirmasi bahwa dia akan mencalonkan diri dalam pemilihan parlemen yang akan datang.
Terpilih kembali Perdana Menteri Perancis setelah 30 tahun.
Namun perlu dicatat bahwa Elizabeth Bourne hanya dapat membentuk pemerintahan baru jika partai yang berkuasa memenangkan pemilihan parlemen bulan depan.
Presiden Emmanuel Macron telah menunjuk Elizabeth Born, 61, dengan basis politik sentris.
Mengomentari pelantikannya, dia mengatakan bahwa dia akan mendedikasikan posisinya untuk semua gadis di Prancis.
Bourne dilaporkan menjadi perdana menteri wanita kedua sejak Edith Cressen menjadi perdana menteri ketika Fran Uis Mitterrand menjadi presiden.
Meskipun Macron dan Born akan menunjuk pemerintahan baru dalam beberapa hari mendatang, Elizabeth Borne akan terus menjadi perdana menteri jika partai Macron meraih kemenangan telak dalam pemilihan parlemen bulan depan.
Patut dicatat dalam konteks ini bahwa Bourne hari ini mengkonfirmasi bahwa ia akan mencalonkan diri dalam pemilihan mendatang di wilayah Calvado.


Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

