Seorang petugas polisi yang menembak mati seorang pria kulit hitam di Minnesota telah mengundurkan diri.
Kepala polisi setempat, Tim Gannon, mengundurkan diri bersama Kepala Polisi Kim Potter.
Mike Elliott, walikota Brooklyn Center, berharap ini akan memulihkan perdamaian di komunitas dan menyelesaikan protes selama dua hari.
Dia juga mengatakan akan memastikan keadilan dilakukan sesuai dengan hukum.
Keputusan untuk mendakwa Potter akan segera dibuat.
Dia akan menggunakan vibrator listrik di Daunte Wright … tapi Cannon mengklaim dia menembak karena kesalahan.
Minggu lalu (11 April), Don Wright yang berusia 20 tahun berusaha melarikan diri ketika polisi berusaha menangkapnya.
Lisensi mobilnya dikatakan telah kedaluwarsa.
Dia juga dikatakan telah ditangkap atas dasar surat perintah penangkapan yang dikeluarkan sehubungan dengan pelanggaran pidana lainnya.
Dalam video yang diposting terkait kecelakaan itu, Potter memperingatkan Wright agar tidak menggunakan peredam kejut listrik.
Setelah ini, Potter, yang menembak Wright, menyadari bahwa dia telah menggunakan pistol.
Wright meninggal kemudian.
Kemudian, kekerasan pecah di Minneapolis.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
