Menurut media, Singapura telah melarang perjalanan ke beberapa negara, termasuk Sri Lanka.
Semua pemegang paspor jangka panjang dan pengunjung jangka pendek yang telah berada di negara masing-masing selama dua minggu terakhir tidak akan diizinkan untuk melewati Singapura.
Menteri Pendidikan Lawrence Wong berkata. Langkah ini akan berlaku mulai pukul 23.59.
Diindikasikan juga bahwa prosedur ini berlaku bagi mereka yang telah melakukan perjalanan melalui negara terkait dan mereka yang memperoleh persetujuan sebelum memasuki Singapura.
Namun, Menteri Lawrence Wong mengindikasikan bahwa warga Singapura yang kembali dan penduduk tetap negara-negara ini dapat memasuki Singapura.
Kementerian Kesehatan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perubahan itu terjadi sehubungan dengan peningkatan kasus COVID-19 baru-baru ini yang dilaporkan di Bangladesh, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka.
Menteri Wong berkata: “Sejak kami akhirnya mengumumkan beberapa tindakan perbatasan, sayangnya situasinya terus memburuk dan kami tahu bahwa epidemi menyebar ke negara-negara tetangga di luar India.”
Dilaporkan bahwa pemegang paspor jangka panjang dan pengunjung jangka pendek yang telah melakukan perjalanan ke India dalam 14 hari terakhir dilarang memasuki atau meninggalkan India melalui Singapura setelah gelombang kedua infeksi.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
