Menteri Luar Negeri GL Peiris menyatakan keyakinannya bahwa Sri Lanka akan menghadiri sesi ke-49 Dewan Hak Asasi Manusia PBB dengan harapan keadilan akan ditegakkan dan bahwa posisi Sri Lanka akan diterima oleh mayoritas masyarakat internasional.
Dia memberikan pidato pada konferensi pers di markas Aliansi Rakyat Sri Lanka hari ini.
Sidang Dewan Hak Asasi Manusia PBB ke empat puluh sembilan akan dimulai pada 28 Februari.
Dalam konteks ini, Menteri Luar Negeri J. El Perez bahwa laporan tertulis tentang Sri Lanka akan disampaikan oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet.
Dia mengatakan laporan itu akan dibahas pada 3 Maret dan Kementerian Luar Negeri telah menerima salinannya.
Menteri Luar Negeri GL Peiris mengatakan Sri Lanka harus menanggapi dalam waktu lima hari dan jawaban yang relevan akan dikumpulkan dengan hati-hati dan dikirim ke Jenewa pada 19 Februari.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
