
Keluarga Tamil Sri Lanka yang berisiko dideportasi dari Inggris telah diberikan izin untuk tetap berada di Inggris.
Kantor Dalam Negeri Inggris telah mengubah rencananya untuk mendeportasi seorang pria Tamil Sri Lanka dan keluarganya, seorang ilmuwan terkemuka yang melakukan penelitian untuk mendapatkan energi surya yang terjangkau.
Mukundan dan keluarganya diberikan suaka dengan risiko dideportasi karena kesalahan prosedur oleh British Home Office.
Pada 2018, Mukundan pergi ke Inggris. Dia bekerja di pusat perawatan lansia.
Dalam kasus ini, dia disiksa pada tahun 2019 ketika dia datang ke Sri Lanka untuk melihat ibunya yang sakit. Izin karir mereka habis tahun lalu setelah Mukundan diberhentikan.
Pejabat yang membawanya dari Bristol ke sebuah hotel di London pada September 2021 mengatakan permohonan suaka mereka sedang dipertimbangkan. Namun, Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam email pada 11 Oktober bahwa suaka mereka telah ditolak.
Mukundan mengajukan petisi melalui kuasa hukumnya setelah mengkritik keras kesalahan Kementerian Dalam Negeri.
Dalam hal ini, Home Office mengubah keputusannya dan memberikan status pengungsi kepada keluarga Mukundan. Mukundan menyambut baik keputusan Home Office dan mengatakan Home Office menyelamatkan nyawa keluarga saya.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
