Pastor Moura Ortega ditangkap bersama dua mahasiswa seminari, Alastair Saenz dan Toni Palacio. Ketiga orang yang ditangkap Rabu pekan lalu belum diketahui keberadaannya.
Marina Raj – Kota Vatikan
Pemerintah Nikaragua telah menangkap Uskup Keuskupan Siona, Isidoro Carmen Mora Ortega, atas tuduhan menjadi perantara atas nama Rolando José Álvarez Lagos, Uskup Keuskupan Matagalpa, Nikaragua, dan demi kesejahteraan Keuskupan Matagalpa .
Alasan penangkapan tersebut, Uskup Alvarez mengatakan, dalam misa di Gereja Santo Petrus di Keuskupan Siona pada Rabu, 20 Desember, “Mari kita berdoa untuk semua orang-orang terkasih di Keuskupan Madalba, mari kita berdoa bersama untuk semua orang yang kita cintai di Keuskupan Madalba. mereka,” kata laporan itu.
Umat dan uskup di Keuskupan Madalba akan berdoa bersama atas nama Alvarez. Dilaporkan bahwa Uskup Siona mengatakan kepada orang-orang bahwa kita akan bersatu dalam doa, persatuan, iman, cinta dan kelembutan, itulah sebabnya pemerintah Nikaragua menangkap uskup tersebut ketika dia hendak memberikan jaminan.
Pastor Moura Ortega, Alastair Saenz dan Toni Palacio ditangkap di Nikaragua setelah Pastor Alvarez ditangkap pada tanggal 26 Februari dan dijatuhi hukuman 26 tahun penjara karena konspirasi dan menyebarkan berita palsu terhadap pemerintah Nikaragua.
Ketiga orang yang ditangkap Rabu pekan lalu belum diketahui keberadaannya.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
