Srikakulam, Andhra Pradesh mengalami angin kencang sebagai respons terhadap Topan Gulab. Hujan deras.
Srikakulam,
Area bertekanan rendah yang terbentuk setelah kemarin di Teluk Benggala menguat ke area yang sangat rendah kemarin. Ditingkatkan sebagai simbol badai. Kantor Met mengatakan nama badai tersebut adalah Gulab.
Topan Gulab, yang tumbuh di Teluk Benggala, melintasi perbatasan antara Gopalpur di Orissa dan Kalingabatnam di Andhra Pradesh saat ini.
Dalam konteks ini, Komisaris Bantuan Khusus Odisha, B. Seperti yang dikatakan Jenna hari ini, detail yang jelas tentang jalur Gulab dan kapan tepatnya ia akan melintasi pantai akan terungkap dalam dua hingga tiga jam ke depan.
Badai diperkirakan akan mendarat pada tengah malam. Jadi, dari 70 hingga 80 km. Angin kencang dapat bertiup dengan cepat. Hujan deras hingga sangat deras. Dia mengatakan akan turun hujan lebat di beberapa tempat.
Sebanyak 42 tim pasukan tanggap bencana, 24 tim penyelamat bencana nasional dan 103 pasukan pemadam kebakaran negara bagian telah dikerahkan di Odisha untuk menangani badai Gulab. Dia mengatakan evakuasi juga sedang berlangsung.
Dalam hal ini, angin kencang bertiup di atas kota Srikakulam, Andhra Pradesh sebagai respons terhadap Topan Gulab. Hujan deras. Oleh karena itu, orang-orang di banyak bagian kota telah pergi ke daerah yang lebih aman sebagai tindakan pencegahan.

Nabila Putri adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus pada penyajian informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Dengan pendekatan yang mengutamakan kejelasan, akurasi, dan kemudahan dipahami, Nabila berupaya menghadirkan laporan yang informatif serta cerita-cerita yang dekat dengan perkembangan terkini. Tulisannya dirancang untuk membantu pembaca memahami isu dan peristiwa yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
