iklan
Pemerintah Kanada telah memutuskan untuk memberikan suaka permanen dan sementara kepada mereka yang datang dari luar negeri. Oleh karena itu, target yang ditetapkan adalah memberikan perlindungan kepada 4,85 ribu pengungsi pada tahun ini dan 5 ribu pengungsi pada tahun 2025 dan 2026. Pegawai pemerintah memperingatkan bahwa akan ada masalah dalam menyediakan fasilitas termasuk rumah bagi orang-orang ini. Konon banyak orang yang menghadapi kendala dalam mendapatkan rumah. Akibatnya, keputusan pemerintah mengenai pengungsi mendapat kritik.
Dalam hal ini, Menteri Imigrasi Tanah Air, Mark Miller, mengatakan kehadiran mahasiswa asing yang begitu banyak memang mengkhawatirkan. Tahun ini, kami akan mempertimbangkan pembatasan terhadap pelajar internasional untuk mengurangi kekurangan perumahan. Kami sedang melakukan pekerjaan kami. Kami mempunyai sistem untuk memastikan bahwa orang-orang yang datang ke Kanada memiliki sumber daya keuangan yang memadai. Inilah yang dia katakan. Sementara itu, Menkeu tidak menyebutkan berapa pembatasan yang akan diberlakukan.
Berlangganan saluran Dinmalar untuk menerima berita terbaru


Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
