Juni 13, 2021

poupnews

Berita Lengkap Dunia

Imran Khan yang menghadiri pertemuan langsung dengan seorang pasien virus Corona di Pakistan

Ada oposisi nasional terhadap Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, yang mengadakan pertemuan konsultasi tatap muka meskipun pengaruh Corona.

Islamabad:

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan (68 tahun) telah didiagnosis dengan virus Corona selama 20 hari terakhir. Dia divaksinasi terhadap Corona hanya dua hari lalu.

Begitu juga istrinya, Basra, BP sudah dikonfirmasi. Dengan demikian, keduanya dirawat di isolasi rumah. Ini bergema di seluruh Pakistan.

Tindakan lain yang diambil Imran Khan sebelum guncangan mereda kembali mengejutkan seluruh negeri.

Artinya di rumah sendiri dia mengidap infeksi Corona dan ada pertemuan konseling tatap muka. Dia memimpin rapat konsultatif dengan tim medianya di Panicala House kemarin lusa.

Gambar Imran Khan duduk di bangku dan tim media yang duduk di sebelahnya muncul di kursi lain di media sosial. Protes segera meletus di seluruh negeri.

Korban korona harus diisolasi di Pakistan selama 9 hingga 14 hari. Namun partai oposisi dan opini publik mengecam keras Imrancano Corona karena menggelar pertemuan langsung dalam waktu seminggu setelah dikonfirmasi.

Dengan merebaknya gelombang ketiga Corona di Tanah Air, dapatkah Perdana Menteri melanggar standar operasi yang diikuti terhadap Corona? Partai-partai oposisi mengumumkan bahwa mereka tidak akan ikut serta dalam pemilihan sela.

Tindakan lalai dari pihak Perdana Menteri Pakistan ini menyebabkan kemarahan besar di antara orang-orang di negara itu. Banyak orang di media sosial memprotes Imran Khan dalam hal ini.

Apakah perlu diadakan pertemuan ini dengan kelemahan Corona? Jadi mengapa tidak memikirkannya ketika ada berbagai cara untuk melakukannya melalui rendering video? Kabel pertanyaan yang sedang ditanyakan.

Pada saat yang sama, tidak ada juru bicara pemerintah Pakistan yang membenarkan tindakan Perdana Menteri Imran Khan. Mereka menghindari wawancara media tentang ini.

READ  Dua pelaku bom bunuh diri menargetkan misa gereja di Indonesia; Beberapa terluka || Indonesia; Seorang pembom bunuh diri meledakkan gereja

Youssef Bey Mirza, salah satu peserta pertemuan, menampik kritikan tersebut. Dia berkata, “Kami semua memakai topeng.” Tidak ada, tidak ada yang menyentuh. Kami tidak makan atau minum apapun di sana. Kami duduk agak jauh dari perdana menteri. ”

https://www.youtube.com/watch?v=videoseries