Dikabarkan bahwa Presiden AS Joe Biden akan membuat keputusan besar dalam pembunuhan jurnalis terkemuka Saudi Jamal Kasuki.
Pengamat politik saat ini sedang memperdebatkan apakah akan mengambil tindakan terhadap Arab Saudi dalam masalah ini.
Laporan intelijen Amerika tentang pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Kasuki
Pembunuhan itu dilaporkan dilakukan dengan persetujuan Putra Mahkota Saudi Salman. Namun Arab Saudi dengan tegas membantah tuduhan AS.
Dalam konteks ini, Presiden AS Joe Biden mengumumkan bahwa pengumuman penting akan dilakukan pada hari Senin terkait laporan intelijen AS tentang keterlibatan pangeran Saudi dalam pembunuhan Jamal Ksuki.
Pemerintah AS sebelumnya memberlakukan pembatasan visa pada 76 orang dari Arab Saudi.
Amerika Serikat diperkirakan akan menindak Arab Saudi, dengan Joe Biden mengatakan bahwa pengumuman besar tentang masalah Saudi akan dibuat untuk sementara waktu.
Jamal Kusuki, seorang jurnalis Saudi yang terkenal. Dia adalah kontributor tetap untuk The Washington Post, kritis terhadap pemerintah Saudi, raja Saudi, dan putra mahkota.
Dia tetap di posisi ini di Turki dan dibunuh pada Oktober 2018.
Jamal Kasuki dibunuh secara brutal hingga meninggal saat mengunjungi Kedutaan Besar Saudi di Istanbul, Turki.
Turki menuduh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman merencanakan pembunuhan itu. Khususnya, ia juga merilis sumber audio dan video.
Klik di sini untuk membaca lebih banyak berita Amerika Serikat

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
