Maret 7, 2021

poupnews

Berita Lengkap Dunia

Laporan kasus martir Macan Pembebasan Tamil Eelam (LTTE) – Nice Prabhu Sadal

Lord Ness dari Partai Konservatif Inggris menyatakan penyesalan bahwa nada laporan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa dipandang memberikan status syahid kepada LTTE.

Dalam laporan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, dia mengatakan bahwa tidak ada yang bisa membantu mendorong rekonsiliasi di Sri Lanka.

Dia mengindikasikan bahwa laporan Komisioner Hak Asasi Manusia mengabaikan sejumlah masalah penting, termasuk fakta bahwa terdapat cukup bukti pembunuhan antara 5.000 hingga 7.000 warga sipil antara Januari 2009 dan Mei 2009.

Dia mengindikasikan bahwa lebih dari 40.000 orang tidak terbunuh, menurut PBB.

Ia mengatakan bahwa laporan Komisioner Hak Asasi Manusia mengabaikan kejahatan perang terparah yang dilakukan LTTE dalam perekrutan anak.

Menurut UNICEF, 60 persen dari anggota Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTTE) yang tewas dalam konflik tersebut adalah anak-anak.

Adele Balasingham, yang tinggal di Inggris, telah terlibat dalam sejumlah kegiatan, termasuk pelatihan dan perekrutan anak.

Lord Nesby mengatakan Inggris harus bertanya mengapa tidak meminta PBB untuk menyelidiki masalah tersebut.

READ  Roket SpaceX meledak dalam beberapa detik setelah pendaratannya