
Beijing: China menuduh Amerika Serikat berusaha menciptakan “NATO ekonomi” yang berpusat di sekitar kawasan Indo-Pasifik.
Aliansi Ekonomi Indo-Pasifik untuk Pembangunan (IPEF) dibentuk atas prakarsa Presiden AS Joe Biden. Konsorsium tersebut meliputi kawasan Indo-Pasifik India, Jepang, Australia, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei, Selandia Baru, dan Indonesia.
China bukan anggota blok tersebut. Ini dilihat sebagai langkah Amerika melawan China.
Dalam konteks ini, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan dalam konferensi video bahwa China akan terus bekerja untuk perdamaian dan pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.
China akan menerapkan langkah-langkah keamanan nasional melalui dialog dan kerja sama dengan negara lain. Beberapa negara berusaha membentuk aliansi militer di kawasan Asia-Pasifik. Upaya ini seharusnya tidak didukung. Segala upaya untuk memprovokasi konflik di kawasan dan mencari solusi masalah melalui dialog harus ditinggalkan,” katanya.
Menurut Majalah Global Times pemerintah China, IPEF telah digambarkan oleh partai politik China sebagai “NATO Ekonomi”. Mereka juga menuduh Amerika Serikat menggunakan serikat pekerja untuk keuntungannya.

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.
