Bukti tidak diperlukan untuk asal usul, modernitas, dan ilmu bahasa Sansekerta.
New Delhi,
Central Sanskrit University di New Delhi menyelenggarakan ‘Karsh Mahutsav’ pada tanggal 7 Mei dengan tujuan untuk mempromosikan bahasa Sansekerta di seluruh negeri, acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor, Cendekiawan dan Mahasiswa dari 17 Universitas Sansekerta.
Upacara tersebut juga dihadiri oleh Union Minister for Education and Skills Development, Dharmendra Pradhan, Wakil Rektor Central Sanskrit University.
Berbicara pada kesempatan itu, Menteri Persatuan Dharmendra Pradhan mengatakan, “Sansekerta bukan hanya bahasa, itu adalah perasaan. Sesuai Kebijakan Pendidikan Nasional, pemerintah telah memberikan arti penting bagi semua bahasa India, termasuk bahasa Sansekerta. Sansekerta telah memainkan peran utama dalam menyatukan berbagai bahasa India.”
Bukti asal Sansekerta, modernitas dan sains tidak diperlukan, universitas Sansekerta akan menjadi institusi pendidikan tinggi yang besar dan serbaguna, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kita adalah kekayaan kita. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memajukan peradaban kita selama berabad-abad yang akan datang.”

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.
