Anuradhapuram – Asosiasi Pengacara Sri Lanka menuntut tindakan cepat dan transparan sehubungan dengan dugaan penyerangan terhadap remaja oleh petugas divisi lalu lintas di Kantor Polisi Madavachi.
Akibat penyerangan brutal polisi terhadap pemuda tersebut, salah satu skrotumnya diangkat dalam operasi di Rumah Sakit Pendidikan Anuradhapura pada tanggal 9 bulan ini.
Tindakan brutal
Dalam situasi ini, Asosiasi Pengacara menyerukan agar para pelaku bertanggung jawab semaksimal mungkin sesuai hukum.
Asosiasi Pengacara menguraikan kewajiban-kewajibannya berdasarkan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik, dan menyatakan bahwa setiap kebrutalan yang dilakukan oleh petugas polisi saat menjalankan tugas resmi mereka adalah hal yang patut dicela.
Asosiasi Pengacara Sri Lanka mencatat bahwa Konvensi ini dengan tegas melarang penyiksaan atau perlakuan atau hukuman lain yang kejam, tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia.
| GABUNG GROUP WHATSAPP TAMIL UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI NEGARA TERKINI DI SELULER ANDA Bergabung sekarang |

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

